Terungkap! Asal Usul Valentine 14 Februari, Dari Kisah Santo hingga Jadi Hari Kasih Sayang Dunia
--GOOGLE FOTO
KALSEL.DISWAY.ID - Setiap 14 Februari, jutaan orang di berbagai belahan dunia merayakan Hari Valentine. Momen ini identik dengan bunga, cokelat, dan ungkapan cinta. Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana asal mula perayaan Valentine hingga akhirnya menjadi simbol hari kasih sayang seperti sekarang.
Sejarah Valentine ternyata berakar dari kisah keagamaan, tradisi Romawi kuno, hingga perkembangan budaya populer di Eropa dan Amerika.
Kisah Santo Valentine yang Melegenda
Nama Valentine diyakini merujuk pada sosok Santo Valentine yang hidup pada abad ke-3 di era Kekaisaran Romawi. Salah satu kisah paling populer menyebutkan bahwa ia adalah seorang imam yang menentang perintah Kaisar Claudius II.
Saat itu, Claudius II melarang prajurit muda untuk menikah karena dianggap dapat mengurangi fokus mereka di medan perang. Namun, Santo Valentine tetap menikahkan pasangan muda secara diam-diam. Akibat tindakannya, ia dipenjara dan kemudian dihukum mati pada 14 Februari.
Legenda lain menyebutkan bahwa sebelum dieksekusi, ia sempat menulis surat kepada seorang perempuan dan menandatanganinya dengan kalimat “From your Valentine”. Ungkapan ini kemudian diyakini menjadi cikal bakal tradisi bertukar kartu cinta.
Jejak Festival Romawi Kuno
Beberapa sejarawan juga mengaitkan Valentine dengan festival Romawi kuno bernama Lupercalia, yang digelar pada pertengahan Februari. Festival ini merupakan perayaan kesuburan dan datangnya musim semi.
Dalam perkembangannya, Gereja Katolik menetapkan 14 Februari sebagai hari untuk memperingati Santo Valentine. Seiring waktu, makna religius tersebut bertransformasi menjadi perayaan cinta dan kasih sayang.
Berkembang di Eropa hingga Mendunia
Tradisi Valentine mulai populer di Eropa pada Abad Pertengahan. Penyair Inggris Geoffrey Chaucer disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang mengaitkan Hari Valentine dengan romantisme melalui karya puisinya.
Memasuki abad ke-18 dan ke-19, kebiasaan bertukar kartu ucapan dan hadiah mulai berkembang luas, terutama di Inggris dan Amerika Serikat. Industri kartu ucapan, bunga, dan cokelat pun turut mendorong perayaan ini menjadi semakin komersial.
Kini, Valentine tidak hanya dirayakan oleh pasangan kekasih, tetapi juga menjadi momen untuk menunjukkan kasih sayang kepada keluarga, sahabat, bahkan rekan kerja.
Makna Valentine di Era Modern
Di era modern, perayaan Valentine lebih menekankan pada ekspresi cinta dalam berbagai bentuk. Tidak melulu soal hubungan romantis, tetapi juga penghargaan terhadap orang-orang terdekat.
Meski kerap menuai pro dan kontra di sejumlah negara, Hari Valentine tetap menjadi salah satu perayaan tahunan yang paling dikenal secara global.
BACA JUGA:Rahasia Berlapis: Mengungkap Jejak Sejarah Croissant dari Austria ke Prancis
Asal mula perayaan Valentine berakar dari perpaduan sejarah Santo Valentine dan tradisi Romawi kuno. Dari peristiwa tragis di masa lalu, perayaan ini berevolusi menjadi simbol kasih sayang yang dirayakan setiap 14 Februari.
Memahami sejarah Valentine membantu kita melihat bahwa di balik tradisi modern yang penuh bunga dan cokelat, terdapat perjalanan panjang budaya dan sejarah yang membentuknya
Sumber: