KALSEL.DISWAY.ID - Tren solo traveling atau traveling sendiri kian populer, terutama di kalangan generasi muda yang mendambakan kebebasan dan eksplorasi diri. Namun, petualangan solo memerlukan perencanaan ekstra matang dibandingkan perjalanan kelompok. Bagaimana mempersiapkannya agar aman, nyaman, dan tak terlupakan?
"Kunci utama solo traveling adalah perencanaan yang detail dan kesiapan mental. Riset tentang destinasi, budaya lokal, dan titik aman sangat krusial," jelas Andhika Pratama, seorang travel blogger senior yang telah menjelajahi 15 negara sendirian. Ia menambahkan, "Traveling solo bukan berarti anti-sosial. Justru ini kesempatan membangun koneksi dengan diri sendiri dan orang baru." Berdasarkan wawancara dengan sejumlah praktisi, berikut panduan ringkas mempersiapkan solo traveling: 1. Riset Mendalam & Atur Itinerari Fleksibel-
Pelajari kondisi keamanan, adat istiadat, transportasi umum, dan area yang perlu dihindari di destinasi tujuan.
Buat itinerary yang terstruktur namun tidak terlalu kaku. Beri ruang untuk spontanitas atau perubahan mendadak.
-
Selalu berbagi itinerary detail dengan keluarga atau teman tepercaya.
Siapkan asuransi perjalanan yang mencakup kesehatan dan evakuasi.
Bawa P3K pribadi dan obat-obatan khusus. Catat nomor darurat lokal.
-
Siapkan anggaran dengan buffer tambahan untuk keadaan darurat.
Bawa kombinasi uang tunai dan kartu, serta simpan di beberapa tempat berbeda.
Packinglah ringan dan fungsional. Bawa powerbank ekstra dan salinan digital dokumen penting.
-
Pastikan memiliki akses internet, baik dengan kartu lokal atau roaming.
Unduh peta offline dan aplikasi penerjemah.
"Saat solo, tetap update kondisi ke keluarga. Sepatah dua patah kata bisa membuat perjalanan lebih tenang," saran Andhika.
-
Latih kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Bersikaplah ramah tetapi tetap waspada.
Nikmati proses, hadapi ketidaknyamanan sebagai bagian cerita.