Tradisi Menyambut Tahun Baru China: Makna, Harapan, dan Perayaan yang Sarat Simbol

Senin 09-02-2026,07:51 WIB
Reporter : Rifaa Ayuni
Editor : Rifaa Ayuni

KALSEL.DISWAY.ID - Tahun Baru China bukan sekadar pergantian kalender, tetapi menjadi momentum penting yang sarat makna budaya, harapan, dan kebersamaan keluarga. Perayaan ini dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, sebagai simbol awal baru yang dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki.

Setiap rangkaian tradisi yang dilakukan menjelang Tahun Baru China memiliki filosofi mendalam. Dari membersihkan rumah hingga makan bersama keluarga, semua ritual tersebut dipercaya sebagai cara menyambut energi positif sekaligus meninggalkan hal-hal kurang baik di tahun sebelumnya.

1. Membersihkan Rumah sebagai Simbol Awal Baru

Salah satu tradisi yang paling umum dilakukan adalah membersihkan rumah secara menyeluruh beberapa hari sebelum perayaan. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, kegiatan ini melambangkan pembuangan nasib buruk serta membuka ruang bagi keberuntungan yang akan datang.

Namun, setelah memasuki hari pertama Tahun Baru China, aktivitas menyapu biasanya dihindari. Hal ini dipercaya dapat mengusir keberuntungan yang baru saja datang.

2. Dekorasi Merah dan Simbol Keberuntungan

Nuansa merah mendominasi dekorasi Tahun Baru China. Warna ini diyakini membawa kebahagiaan, perlindungan, dan keberuntungan. Ornamen seperti lampion, kertas bertuliskan doa, serta hiasan karakter keberuntungan dipasang di rumah maupun tempat usaha.

Dekorasi tersebut bukan hanya memperindah suasana, tetapi juga menjadi doa simbolis agar tahun yang baru dipenuhi rezeki dan keselamatan.

3. Makan Malam Keluarga yang Sarat Makna

Momen makan malam bersama keluarga menjadi inti perayaan. Hidangan yang disajikan tidak dipilih secara sembarangan, melainkan memiliki makna simbolik. Ikan melambangkan kelimpahan, mie panjang umur sebagai doa kesehatan, serta pangsit yang dipercaya membawa kemakmuran.

Tradisi ini memperkuat nilai kebersamaan, rasa syukur, serta harapan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang.

4. Angpao dan Harapan Baik

Pembagian angpao atau amplop merah berisi uang menjadi tradisi yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak. Angpao bukan sekadar hadiah, tetapi simbol doa agar penerimanya mendapatkan keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan.

Pertunjukan Budaya dan Suasana Meriah

Perayaan Tahun Baru China juga identik dengan pertunjukan barongsai dan naga yang dipercaya dapat mengusir energi negatif. Dentuman musik, kembang api, serta berbagai festival budaya menambah kemeriahan sekaligus memperkuat identitas tradisi.

Perayaan yang Menyatukan Budaya

Di Indonesia, perayaan Tahun Baru China berkembang menjadi bagian dari kekayaan budaya yang dirayakan secara terbuka. Selain menjadi momen spiritual dan keluarga, perayaan ini juga mempererat toleransi serta kebersamaan antar masyarakat.

BACA JUGA:Dari Meja Makan Keluarga: Menguak Simbol dan Harapan dalam Setiap Sajian Khas Imlek

Tahun Baru China pada akhirnya bukan hanya soal tradisi, melainkan refleksi nilai harapan, keharmonisan, dan optimisme untuk memulai lembaran baru kehidupan.

Kategori :