KALSEL.DISWAY.ID - Tahun Baru China bukan sekadar pergantian kalender, tetapi menjadi momentum penting yang sarat makna budaya, harapan, dan kebersamaan keluarga. Perayaan ini dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, sebagai simbol awal baru yang dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki.
Setiap rangkaian tradisi yang dilakukan menjelang Tahun Baru China memiliki filosofi mendalam. Dari membersihkan rumah hingga makan bersama keluarga, semua ritual tersebut dipercaya sebagai cara menyambut energi positif sekaligus meninggalkan hal-hal kurang baik di tahun sebelumnya. 1. Membersihkan Rumah sebagai Simbol Awal Baru Salah satu tradisi yang paling umum dilakukan adalah membersihkan rumah secara menyeluruh beberapa hari sebelum perayaan. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, kegiatan ini melambangkan pembuangan nasib buruk serta membuka ruang bagi keberuntungan yang akan datang. Namun, setelah memasuki hari pertama Tahun Baru China, aktivitas menyapu biasanya dihindari. Hal ini dipercaya dapat mengusir keberuntungan yang baru saja datang. 2. Dekorasi Merah dan Simbol Keberuntungan Nuansa merah mendominasi dekorasi Tahun Baru China. Warna ini diyakini membawa kebahagiaan, perlindungan, dan keberuntungan. Ornamen seperti lampion, kertas bertuliskan doa, serta hiasan karakter keberuntungan dipasang di rumah maupun tempat usaha. Dekorasi tersebut bukan hanya memperindah suasana, tetapi juga menjadi doa simbolis agar tahun yang baru dipenuhi rezeki dan keselamatan. 3. Makan Malam Keluarga yang Sarat MaknaTradisi Menyambut Tahun Baru China: Makna, Harapan, dan Perayaan yang Sarat Simbol
Senin 09-02-2026,07:51 WIB
Editor : Rifaa Ayuni
Kategori :