Mengubah aturan demi kemudahan plot
Jika karakter dalam bahaya, jangan tiba-tiba menemukan kekuatan baru yang tidak pernah disebut sebelumnya.
Contoh Praktis World Building Sederhana
Misalkan Anda ingin menulis cerita tentang seorang gadis yang bisa berkomunikasi dengan roh leluhur:
Lokasi: Desa di lereng gunung berapi yang masih aktif.
Sejarah: Gunung meletus 100 tahun lalu dan menewaskan banyak penduduk. Roh mereka dipercaya masih menjaga desa.
Sistem sosial: Masyarakat matrilineal, garis keturunan dihitung dari ibu.
Aturan magis: Hanya perempuan yang mewarisi kemampuan komunikasi roh. Setiap kali berkomunikasi, mereka kehilangan ingatan sehari-hari sebagai kompensasi.
Konflik: Perusahaan tambang ingin mengeksploitasi gunung, mengancam keseimbangan roh dan alam.
Dari kerangka ini, Anda sudah memiliki dunia yang cukup kuat untuk memulai cerita.
World building adalah perjalanan kreatif yang menyenangkan. Jangan takut untuk memulai dari yang sederhana dan mengembangkannya seiring waktu. Ingatlah bahwa tujuan akhir world building bukanlah menciptakan dunia yang sempurna, melainkan dunia yang hidup—tempat pembaca bisa percaya dan peduli dengan apa yang terjadi di dalamnya.
Sebagai penulis pemula, fokuslah pada konsistensi dan bagaimana dunia Anda mendukung cerita. Dengan latihan dan eksplorasi, Anda akan semakin mahir menciptakan alam semesta yang tak terlupakan. Selamat membangun dunia Anda sendiri!