Rahasia Mendalam Tips Membuat Karakter yang Memiliki Kedekatan Emosional dengan Pembaca

Selasa 17-02-2026,07:31 WIB
Reporter : Rifaa Ayuni
Editor : Rifaa Ayuni

Kelemahan Membuat Karakter Manusiawi

Karakter yang terlalu sempurna seringkali sulit dipercaya dan dirasakan oleh pembaca. Kelemahan dan ketidaksempurnaan justru membuat karakter lebih manusiawi dan mudah dihubungkan . Tokoh utama sekalipun tidak boleh tanpa celah. Sebaliknya, antagonis pun bisa memiliki sisi baik yang membuatnya tidak sepenuhnya jahat .

Cacat fisik atau emosional, seperti seorang karakter yang berjuang dengan kecemasan atau memiliki bekas luka yang mempengaruhi rasa percaya dirinya, akan membuat tokoh lebih menarik . Tunjukkan bahwa karakter membuat kesalahan dan mengalami kegagalan. Hal ini tidak hanya membuat mereka lebih realistis, tetapi juga memberikan ruang bagi perkembangan karakter sepanjang cerita .

Ketidakpastian dan keraguan juga menjadi elemen penting. Karakter yang meragukan diri sendiri atau tidak selalu yakin dengan keputusan mereka sangat relatable karena ini adalah pengalaman umum dalam kehidupan nyata.

 

Konflik Internal dan Eksternal

Konflik adalah jantung dari setiap cerita yang menarik. Karakter yang kuat sering kali menghadapi konflik, baik internal maupun eksternal . Konflik internal adalah perjuangan batin yang terjadi di dalam diri karakter, seperti keraguan diri, rasa bersalah, dilema moral, atau pertentangan pribadi . Menampilkan konflik internal memberikan kedalaman pada karakter dan membuat pembaca lebih terhubung secara emosional.

Sementara itu, konflik eksternal melibatkan tantangan dari lingkungan atau karakter lain, seperti persaingan, perjuangan melawan alam, atau pertempuran melawan sistem yang tidak adil . Menyeimbangkan kedua jenis konflik ini penting agar karakter tidak tampak lemah atau cerita tidak terasa dangkal.

 

Kepribadian Unik yang Relatable

Memberikan kepribadian yang unik membuat karakter lebih hidup dan menarik. Karakter yang kompleks akan memikat pembaca dengan sendirinya . Berikan karakter campuran sifat positif dan negatif. Misalnya, seorang karakter bisa sangat jujur tapi juga cenderung keras kepala.

Menambahkan kebiasaan atau tik tertentu juga bisa membuat karakter lebih mendalam dan nyata. Misalnya, seseorang yang selalu menggigit kuku saat gugup, tokoh yang kidal, atau kebiasaan melarikan diri ketika menghadapi masalah . Untuk membuat sifat para tokoh, penulis bisa menggunakan teori kepribadian seperti MBTI atau zodiak sebagai inspirasi.

 

Dialog yang Realistis

Dialog memegang peranan penting bagi pembaca untuk memahami pemikiran dan kepribadian karakter. Cara karakter berbicara, nada suara, dan pilihan kata bisa memberikan informasi penting tentang kepribadian dan latar belakang mereka . Pastikan dialog terasa alami dan sesuai dengan konteks.

Untuk membuat karakter semakin terasa nyata, gunakan diksi yang sesuai dengan latar belakang mereka. Menyisipkan slang atau bahasa gaul yang relevan dengan periode latar waktu dalam cerita juga dapat membuat dialog lebih natural.

Kategori :

Terpopuler