KALSEL.DISWAY.ID - Kuliner berbumbu kacang memang menjadi ciri khas masakan Nusantara. Sekilas, gado-gado, karedok, dan ketoprak terlihat serupa karena sama-sama disajikan dengan siraman saus kacang yang gurih dan legit. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, ketiganya memiliki perbedaan mencolok dari segi bahan, cara penyajian, hingga asal daerahnya.
Berikut ulasan lengkap perbedaan gado-gado, karedok, dan ketoprak yang perlu Anda ketahui. 1. Gado-Gado, Salad Tradisional dengan Sayuran Rebus Gado-gado kerap disebut sebagai “salad khas Indonesia” karena terdiri dari aneka sayuran yang direbus, lalu disiram dengan bumbu kacang kental. Hidangan ini berasal dari Jakarta dan sekitarnya, meski kini mudah ditemukan di berbagai daerah. Ciri khas gado-gado:-
Menggunakan sayuran rebus seperti bayam, kangkung, kol, tauge, dan kacang panjang
Ditambah tahu, tempe, telur rebus
Biasanya disajikan dengan lontong atau nasi
Dilengkapi kerupuk dan bawang goreng
Bumbu kacangnya cenderung halus dan creamy, dengan rasa gurih-manis yang seimbang. Beberapa daerah menambahkan santan atau air asam untuk memperkaya cita rasa.
-
Sayuran mentah seperti kacang panjang, kol, tauge, mentimun, dan daun kemangi
Ditumbuk langsung bersama bumbu kacang
Tidak menggunakan lontong atau nasi sebagai campuran utama
Bumbu kacang karedok biasanya lebih kasar karena diulek manual bersama kencur, bawang putih, cabai, gula merah, dan garam. Rasanya cenderung lebih segar, sedikit pedas, dan aromatik berkat kencur.
-
Menggunakan bihun sebagai bahan utama
Terdiri dari tauge rebus, tahu, dan lontong
Disiram saus kacang yang dicampur kecap manis
Ditaburi bawang goreng dan kerupuk
-
Gado-gado: direbus
Karedok: mentah
Ketoprak: sebagian direbus (tauge), fokus pada bihun
-
Gado-gado: sayuran lengkap + telur
Karedok: sayuran mentah + kemangi
Ketoprak: bihun, tahu, tauge
-
Gado-gado: Jakarta
Karedok: Jawa Barat
Ketoprak: Jakarta
-
Gado-gado: gurih dan creamy
Karedok: segar, pedas, aromatik
Ketoprak: manis-gurih dengan kecap