FOMO Diam-Diam Merusak Mental? Ini Dampak yang Sering Tidak Disadari

Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Reporter : Rifaa Ayuni
Editor : Rifaa Ayuni

KALSEL.DISWAY.ID - Di era digital yang serba cepat, arus informasi datang tanpa henti melalui media sosial. Tanpa disadari, kondisi ini memunculkan fenomena yang dikenal sebagai FOMO (Fear of Missing Out), yaitu rasa takut tertinggal dari apa yang sedang dilakukan atau dimiliki orang lain.

Fenomena ini tidak hanya memengaruhi gaya hidup, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan mental, terutama bagi generasi yang aktif di dunia digital.

Apa Itu FOMO?

FOMO adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa cemas atau khawatir ketika melihat orang lain tampak lebih bahagia, lebih sukses, atau lebih produktif. Perasaan ini sering muncul setelah melihat unggahan di media sosial.

Akibatnya, seseorang terdorong untuk terus mengikuti tren atau aktivitas tertentu agar tidak merasa tertinggal.

Dampak FOMO pada Kesehatan Mental

    Meningkatkan Kecemasan - Perasaan harus selalu “ikut” membuat pikiran sulit tenang. Seseorang menjadi lebih mudah cemas karena terus membandingkan diri dengan orang lain. Menurunkan Rasa Percaya Diri - Melihat pencapaian orang lain secara terus-menerus dapat memicu rasa tidak cukup baik atau rendah diri. Memicu Stres dan Kelelahan Mental - Keinginan untuk selalu terhubung dan mengikuti tren bisa membuat seseorang kelelahan secara emosional. Mengganggu Kualitas Hidup - FOMO dapat membuat seseorang sulit menikmati momen saat ini karena terlalu fokus pada apa yang dilakukan orang lain.
Kenapa FOMO Semakin Marak?

Media sosial sering menampilkan sisi terbaik dari kehidupan seseorang, yang belum tentu mencerminkan realita secara utuh. Hal ini menciptakan ilusi bahwa orang lain selalu hidup lebih baik.

Paparan konten seperti ini secara terus-menerus memperkuat perasaan FOMO, terutama jika tidak disikapi dengan bijak.

Cara Mengatasi FOMO dengan Bijak

Untuk menjaga kesehatan mental, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

    Batasi waktu penggunaan media sosial Fokus pada pencapaian diri sendiri Latih rasa syukur terhadap apa yang dimiliki Bangun kebiasaan hidup yang lebih mindful
Mengurangi paparan yang memicu perbandingan dapat membantu menenangkan pikiran.

Pentingnya Menjaga Keseimbangan

FOMO adalah fenomena yang wajar di era digital, tetapi perlu dikendalikan agar tidak berdampak negatif. Menyadari bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda menjadi kunci untuk menjaga kesehatan mental.

Alih-alih terus membandingkan diri, fokus pada hal yang benar-benar penting bagi diri sendiri akan membantu menciptakan hidup yang lebih seimbang dan bermakna.

Kategori :