Tradisi Unik Kalimantan Selatan yang Masih Dilestarikan hingga Kini

Tradisi Unik Kalimantan Selatan yang Masih Dilestarikan hingga Kini

--google foto

KALSEL.DISWAY.ID - Kekayaan budaya di Kalimantan Selatan tidak hanya hidup dalam cerita, tetapi masih dipraktikkan oleh masyarakat hingga sekarang. Sejumlah tradisi turun-temurun tetap dijaga sebagai identitas lokal sekaligus wujud penghormatan terhadap leluhur. Berikut beberapa tradisi unik yang masih dijalankan dan sarat makna sosial maupun spiritual.

1. Pasar Terapung Lok Baintan: Warisan Perdagangan di Atas Sungai

Pasar Terapung merupakan ikon budaya Banjar yang masih aktif hingga kini. Para pedagang menggunakan perahu kecil atau jukung untuk bertransaksi di sungai sejak pagi hari. Tradisi ini mencerminkan cara hidup masyarakat sungai yang menjunjung tinggi interaksi sosial dan gotong royong.

Selain fungsi ekonomi, Pasar Terapung menjadi simbol adaptasi masyarakat terhadap lingkungan perairan yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

2. Baayun Maulid: Ayunan Tradisional Penuh Doa

Baayun Maulid adalah tradisi mengayun bayi atau anak saat peringatan Maulid Nabi. Prosesi ini dipenuhi doa dan harapan agar anak tumbuh sehat serta berakhlak baik. Ayunan dihias kain warna-warni sebagai lambang perlindungan dan kasih sayang.

Tradisi ini memperlihatkan perpaduan nilai religius dan budaya lokal yang tetap dijaga lintas generasi.

3. Aruh Baharin: Syukuran Nelayan Pesisir

Aruh Baharin merupakan ritual syukuran masyarakat pesisir atas hasil laut. Tradisi ini menegaskan hubungan manusia dengan alam serta pentingnya rasa syukur. Prosesi biasanya melibatkan doa bersama dan kegiatan adat yang mempererat solidaritas komunitas.

4. Badudus: Ritual Penyucian Pengantin

Badudus adalah ritual mandi adat bagi calon pengantin. Air yang digunakan biasanya diberi bunga sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Tradisi ini menekankan kesiapan mental dan spiritual pasangan.

5. Manopeng: Tarian Topeng Sarat Nilai Leluhur

Manopeng adalah pertunjukan tari topeng tradisional yang dipercaya memiliki nilai perlindungan spiritual. Selain hiburan, tarian ini menjadi media penyampaian pesan moral dan penghormatan terhadap leluhur.

Tradisi sebagai Identitas Budaya

Keberlanjutan tradisi-tradisi tersebut menunjukkan kuatnya ikatan masyarakat Kalimantan Selatan terhadap akar budaya mereka. Adaptasi modern memang terjadi, tetapi esensi nilai kebersamaan, spiritualitas, dan penghormatan terhadap alam tetap dipertahankan.

Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas adat, tetapi juga generasi muda agar warisan ini terus hidup di masa depan.

Sumber: