KALSEL.DISWAY.ID - Perkembangan teknologi digital membuat arus informasi di dunia maya bergerak sangat cepat. Dalam hitungan detik, sebuah kabar dapat menyebar luas melalui media sosial, grup percakapan, hingga platform berbagi video. Namun, tidak semua informasi yang beredar dapat dipercaya. Hoaks atau berita palsu menjadi ancaman nyata yang dapat menyesatkan masyarakat.
Fenomena ini tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga orang dewasa hingga lansia yang aktif menggunakan internet. Karena itu, literasi digital menjadi kunci utama untuk menghindari jebakan informasi palsu. Mengapa Hoaks Mudah Menyebar? Hoaks biasanya dikemas dengan judul provokatif, emotif, dan sensasional. Informasi tersebut sering memanfaatkan isu populer, seperti kesehatan, politik, atau bencana alam, agar menarik perhatian dan memancing reaksi cepat. Selain itu, kebiasaan membagikan informasi tanpa membaca isi secara menyeluruh juga mempercepat penyebaran berita palsu. Banyak pengguna internet yang hanya terpancing judul tanpa melakukan verifikasi. Ciri-Ciri Informasi Hoaks di Dunia Maya Agar tidak mudah tertipu, berikut beberapa tanda umum hoaks yang perlu diwaspadai:-
Judul bombastis dan memancing emosi
Sumber berita tidak jelas atau anonim
Tidak mencantumkan data dan referensi resmi
Menggunakan foto atau video lama yang tidak relevan
Mengajak pembaca untuk segera menyebarkan informasi
-
Periksa sumber informasi - Pastikan berita berasal dari media kredibel atau lembaga resmi.
Bandingkan dengan sumber lain - Cek apakah informasi serupa juga diberitakan oleh media terpercaya lainnya.
Baca secara utuh, jangan hanya judul - Judul sering kali dibuat sensasional untuk menarik perhatian.
Gunakan situs pemeriksa fakta - Manfaatkan platform cek fakta untuk memastikan kebenaran informasi.
Tahan diri untuk tidak langsung membagikan - Jika ragu, lebih baik tidak meneruskan informasi tersebut.