Pertanyaan ini menguji seberapa dalam riset yang Anda lakukan. Jika jawaban Anda hanya "soalnya perusahaan ini terkenal" atau "soalnya dekat rumah", Anda akan kehilangan poin.
Cara Menjawab yang Tepat:
Tunjukkan bahwa Anda telah melakukan pekerjaan rumah (riset) dengan baik. Gabungkan antara apa yang perusahaan butuhkan dengan apa yang Anda tawarkan.
Contoh jawaban:
"Saya sangat mengagumi inovasi perusahaan ini dalam bidang teknologi ramah lingkungan, terutama peluncuran produk [Sebutkan Produk] tahun lalu. Saya memiliki pengalaman dalam pengembangan produk serupa dan saya percaya saya dapat berkontribusi untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar di segmen ini."
4. "Di Mana Anda Melihat Diri Anda dalam 5 Tahun ke Depan?"
HRD ingin tahu apakah Anda memiliki perencanaan karier dan apakah rencana tersebut sejalan dengan arah perusahaan. Jawaban seperti "ingin jadi manajer" atau "ingin punya bisnis sendiri" bisa jadi kurang tepat.
Cara Menjawab yang Tepat:
Tekankan keinginan Anda untuk tumbuh bersama perusahaan. Tunjukkan ambisi, tetapi tetap realistis dan relevan.
Contoh jawaban:
"Saya berharap dalam 5 tahun ke depan, saya dapat menguasai seluk-beluk industri ini dan menjadi seorang ahli di bidang [Sebutkan Bidang] yang dapat diandalkan oleh tim. Saya ingin terus belajar dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar, serta berkontribusi pada pencapaian jangka panjang perusahaan."
5. "Ceritakan Tentang Konflik di Tempat Kerja dan Bagaimana Anda Mengatasinya"
Ini adalah pertanyaan behavioral yang bertujuan menggali kemampuan interpersonal dan pemecahan masalah Anda. HRD ingin melihat apakah Anda bisa dewasa dalam menghadapi tekanan.
Cara Menjawab yang Tepat:Gunakan metode STAR:
- Situation (Situasi): Gambarkan konteksnya secara singkat.
- Task (Tugas): Apa tanggung jawab Anda saat itu.
- Action (Tindakan): Langkah konkret apa yang Anda ambil untuk menyelesaikan konflik. Fokus pada upaya komunikasi dan kolaborasi.
- Result (Hasil): Apa hasil positif dari tindakan Anda.
Contoh jawaban:
"Saat saya bekerja sebagai koordinator proyek, ada perbedaan pendapat antara tim kreatif dan tim teknis mengenai deadline (Situasi). Sebagai penanggung jawab, saya perlu memastikan proyek tetap berjalan (Tugas). Saya memfasilitasi meeting bersama, mendengarkan keluhan kedua belah pihak, dan mencari titik tengah yang mengakomodasi kedua kepentingan (Tindakan). Alhasil, kedua tim sepakat dengan jadwal baru dan proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan (Hasil)."