BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Visualisasi Data Metabase untuk Tingkatkan Kompetensi ASN
BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Visualisasi Data Metabase untuk Tingkatkan Kompetensi ASN-dok.istimewa-
KALSEL.DISWAY.ID - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan tata kelola pemerintahan berbasis data.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Visualisasi Data Menggunakan Metabase bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, di Banjarbaru, Senin (12/10/2026).
Pembukaan pelatihan yang berlangsung di Aula Kampus 1 BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan tersebut diikuti sebanyak 30 peserta dari kalangan pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Kalsel. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Faried Fakhmansyah menekankan pentingnya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan. Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi serta tuntutan pekerjaan yang semakin dinamis.
Ia menyampaikan bahwa BPSDMD Kalsel memiliki peran strategis dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi ASN, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Salah satu bentuk pelaksanaannya adalah melalui program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan data untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Faried juga menyoroti pentingnya ketersediaan dan pemanfaatan data yang berkualitas dalam menunjang perencanaan pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan. Data yang dikelola dan disajikan secara tepat dapat membantu aparatur memahami kondisi yang dihadapi, melakukan evaluasi, hingga menentukan langkah kebijakan yang lebih terarah.
“Kita bisa membangun lebih baik dengan data yang lebih baik. Metabase dapat membantu kita mengolah data menjadi lebih informatif, sehingga keputusan dan kebijakan dapat diambil secara lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Melalui penggunaan Metabase, peserta diharapkan dapat memahami teknik pengolahan dan penyajian data dalam bentuk visualisasi yang mudah dibaca serta dipahami.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam menyampaikan informasi secara sistematis, sehingga data tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan angka, tetapi juga dapat menjadi bahan analisis untuk mendukung pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kasubbid Jabatan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Rajiani, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 30 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Kalsel.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi visualisasi data sesuai kebutuhan pekerjaan masing-masing. Dengan kompetensi tersebut, ASN diharapkan mampu menyajikan informasi secara lebih efektif untuk mendukung proses pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan di lingkungan perangkat daerah.
Peningkatan kemampuan ASN dalam mengelola dan menyajikan data juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis data. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan kerja menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja pemerintahan.
Sumber: