Healing Bukan Liburan: Menguak Makna Sebenarnya dari "Penyembuhan Diri"
--ilust
KALSEL.DISWAY.ID - Maraknya penggunaan istilah "butuh healing" di media sosial kerap mengaburkan makna sesungguhnya dari terapi penyembuhan diri. Para ahli menekankan bahwa healing adalah sebuah proses pemulihan yang holistik, bukan sekadar aktivitas bersenang-senang sesaat.
"Terapi healing adalah proses aktif untuk memulihkan luka, baik fisik, emosional, psikologis, maupun spiritual, sehingga individu dapat kembali berfungsi secara utuh dan menemukan keseimbangan," jelas Maya Sari, M.Psi., seorang psikolog klinis yang berbasis di Jakarta. Menurutnya, proses ini membutuhkan kesadaran dan usaha, bukan hanya pelarian.
Dalam praktiknya, terapi healing tidak memiliki bentuk tunggal. Metodenya beragam, disesuaikan dengan kebutuhan individu. "Healing bisa melalui pendekatan psikoterapi seperti cognitive behavioral therapy untuk memproses trauma, bisa juga melalui terapi seni, meditasi, mindfulness, atau kegiatan yang menenangkan sistem saraf seperti menikmati alam," tambah Maya.
Sementara itu, praktisi terapi holistik, Bima Satria, menggarisbawahi bahwa esensi healing terletak pada penyelesaian konflik internal. "Banyak yang keliru, healing dianggap sebagai jalan keluar dari kelelahan dengan hiburan. Padahal, healing sejati justru tentang berani masuk ke dalam diri, mengakui rasa sakit, dan belajar melepaskannya. Ini proses yang kadang tidak nyaman, tetapi membebaskan," ujar Bima.
Dr. Ratna Dewi, Sp.KJ, seorang psikiater, juga mengingatkan bahwa untuk kondisi tertentu, healing membutuhkan pendampingan profesional. "Jika ada gejala seperti trauma berat, gangguan cemas berkepanjangan, atau depresi, langkah healing harus dipandu oleh tenaga kesehatan mental. Aktivitas self-help seperti journaling atau retreat bisa menjadi pelengkap, bukan pengganti terapi," tegasnya.
Lantas, bagaimana membedakan healing yang sehat dengan sekadar menghindar? Maya Sari memberikan catatan sederhana: "Healing yang baik meninggalkan Anda merasa lebih tenang, punya energi baru, dan perspektif lebih jernih terhadap masalah. Jika aktivitas 'healing' justru membuat Anda semakin menghindar dari tanggung jawab atau perasaan semakin hampa, itu perlu dievaluasi kembali."
BACA JUGA:Rahasia Pola Tidur Sehat: Bukan Cuma Durasi, Tapi Juga Kualitas dan Konsistensi
Terapi healing adalah perjalanan personal yang mendalam menuju pemulihan dan integritas diri. Meski elemen menyenangkan dapat menjadi bagian dari proses, intinya adalah keberanian untuk berhadapan dengan luka internal dan membangun kembali ketahanan mental dengan cara yang sehat dan, jika perlu, didukung oleh profesional.
Sumber: