Jangan Ketuker! Beda Bihun dan Soun Ternyata Jauh, Mana Lebih Sehat?
--Ilustrasi gambar
KALSEL.DISWAY.ID - Sekilas bentuknya memang mirip. Sama-sama putih, sama-sama tipis, dan sama-sama akrab sebagai pelengkap bakso atau soto. Tapi jangan salah, bihun dan soun (atau sering disebut sohun) adalah dua jenis mi yang berbeda secara fundamental.
Bagi Anda yang sedang menjalani pola hidup sehat atau sekadar ingin lebih cermat memilih bahan makanan, memahami perbedaan keduanya adalah langkah awal yang penting. Lantas, dari sisi kesehatan, mana yang sebenarnya lebih unggul?
Asal-usul: Beras vs Pati Kacang Hijau
Perbedaan paling mendasar terletak pada bahan bakunya. Bihun dibuat dari tepung beras, sehingga warnanya cenderung putih agak kusam dan teksturnya rapuh saat masih kering .
Sementara itu, soun terbuat dari pati kacang hijau. Bahkan, beberapa variasi soun juga bisa dibuat dari pati ubi jalar, kentang, atau singkong . Karena berbasis pati, soun memiliki warna yang lebih transparan atau seperti kaca setelah dimasak—itulah mengapa di dunia internasional ia disebut glass noodles atau mi kaca .
Tekstur dan Cara Mengolah: Jangan Sampai Salah Langkah
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah keliru mengolah kedua mi ini. Bihun yang terbuat dari beras cukup direndam dengan air mendidih hingga melemas. Jika direbus terlalu lama di atas kompor, bihun bisa menjadi terlalu lembek dan mudah hancur .
Sebaliknya, soun justru harus direndam dengan air dingin. "Karena bahan utamanya adalah sagu, kalau direndam air panas, sisa sagunya langsung menjadi lem dan sounnya saling melekat satu sama lain," jelas seorang pakar kuliner . Meski awalnya keras, soun akan empuk saat dimasak dengan bumbu dan kuah.
Dari segi tekstur, bihun yang sudah matang cenderung lembut dan kenyal, sedangkan soun memiliki tekstur lebih tebal, licin, dan kenyal khas .
Kandungan Gizi: Siapa yang Lebih Unggul?
Jika ditanya mana yang lebih sehat, jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda. Mari bandingkan kandungan gizinya.
Dalam takaran 100 gram, soun mengandung sekitar 150-160 kalori dengan karbohidrat 37-40 gram. Sementara bihun dalam berat yang sama memiliki kalori sedikit lebih rendah, yaitu 110-130 kalori dengan karbohidrat 25-30 gram . Namun, angka ini bisa bervariasi tergantung merek dan bahan tambahan.
Dari sisi indeks glikemik (IG), soun menunjukkan keunggulan. Soun memiliki nilai IG sekitar 39, yang tergolong rendah. Sedangkan bihun memiliki IG 53, dan nasi putih jauh lebih tinggi di angka 73 .
"Indeks glikemik yang rendah pada soun dan bihun dapat mencegah melonjaknya nilai gula darah setelah makan," jelas para tim medis.
Nah, jika membandingkan indeks glikemik di antara keduanya, soun menjadi lebih unggul dibandingkan bihun . Ini menjadikan soun pilihan lebih baik bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengontrol gula darah.
Kelebihan Lain: Bebas Gluten dan Ramah Pencernaan
Baik bihun maupun soun sama-sama bebas gluten karena tidak terbuat dari gandum . Ini kabar baik bagi Anda yang memiliki sensitivitas terhadap gluten atau penyakit celiac.
Soun juga dikenal lebih ringan di perut. "Tekstur soun yang lembut membuat perut lebih nyaman dan pencernaan lebih ringan. Orang dengan perut sensitif atau yang sedang pemulihan setelah sakit akan merasa lebih mudah mencerna makanan," tulis tim Alodokter .
Tips Sehat Mengonsumsi Bihun dan Soun
Para ahli sepakat bahwa lebih sehat atau tidaknya kedua mi ini sangat tergantung pada cara pengolahan dan pendampingnya.
Perhatikan cara memasak. Soun atau bihun yang direbus dan disajikan dalam bentuk makanan berkuah akan tetap memiliki indeks glikemik yang rendah. Sebaliknya, bila keduanya digoreng dengan minyak, kalori dan indeks glikemiknya secara otomatis akan meningkat .
Kombinasikan dengan lauk dan sayur. "Meskipun kaya akan karbohidrat, soun memiliki kandungan protein yang lebih rendah" . Begitu pula bihun. Pastikan untuk menambahkan sumber protein seperti ayam, telur, tahu, atau tempe, serta sayuran beragam warna agar nutrisi lebih seimbang .
Soun atau bihun sebaiknya dijadikan pelengkap, karena bukan sumber karbohidrat utama secara rutin .
BACA JUGA:Bukan Nasi Putih! Ternyata Ini Menu Sahur agar Tidak Cepat Lapar dan Lemas
Lalu, mana yang lebih sehat? Jawabannya: soun unggul dalam hal indeks glikemik yang lebih rendah dan sifatnya yang bebas gluten, sementara bihun menawarkan kalori yang sedikit lebih rendah per porsi.
Jika melihat perbedaan soun dan bihun dari kandungan gizinya, soun memang sedikit lebih baik. Sebab, sohun menawarkan lebih banyak protein, karbohidrat, dan serat, dengan kandungan garam yang lebih rendah.
Namun, perbedaan keduanya sebetulnya tidak terlalu jauh. Jadi, tidak cukup signifikan untuk menentukan apakah yang satu lebih unggul daripada yang lain . Yang terpenting adalah bagaimana Anda mengolah dan menyajikannya dengan bijak.
Jadi, untuk hidangan berkuah yang ringan dan ramah gula darah, soun bisa menjadi pilihan. Untuk tumisan atau hidangan yang lebih mengenyangkan, bihun tetap layak dipertimbangkan—asalkan diimbangi dengan protein dan sayuran yang cukup. Selamat memilih!
Sumber: