KALSEL.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini disampaikan Kepala Bidang Usaha dan Pemasaran Produk, Refiansyah, mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan UMKM melalui Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Tahun 2025 di aula kantor di Banjarbaru.
Gusti Yanuar menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan kehadirannya dalam setiap proses pertumbuhan UMKM, ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar dilakukan integrasi data UMKM melalui satu sistem terpadu yang lebih efektif dan akurat. “Pendataan UMKM saat ini masih menggunakan SIDT versi 1, namun ke depan akan dikembangkan menjadi SAPA UMKM, sebuah platform digital terpadu yang lebih dinamis, real-time, dan mampu menjawab kebutuhan UMKM mulai dari perizinan, sertifikasi, hingga akses pembiayaan,” jelasnya, Rabu (24/9/2025). SAPA UMKM sendiri merupakan superapp dan pusat layanan terpadu yang dikembangkan Kementerian UMKM RI. Platform ini dirancang sebagai “teman digital” UMKM untuk mengatasi berbagai tantangan dan membantu pelaku usaha meraih potensi penuh dalam ekonomi digital. Refiansyah menambahkan, melalui SAPA UMKM pemerintah menargetkan 40 juta pelaku UMKM di Indonesia dapat terdaftar hingga akhir tahun 2025. Dengan integrasi data yang kuat, kebijakan pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran, sementara pelaku UMKM akan lebih mudah mengakses layanan, perlindungan hukum, serta peluang insentif. “Dengan SAPA UMKM, pelaku usaha tidak lagi terbebani dengan proses administrasi yang rumit. Mereka bisa lebih fokus pada pengembangan usaha dan peningkatan daya saing,” ujar Refiansyah. Berdasarkan data SIDT per Desember 2024, jumlah UMKM di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 507.230 usaha mikro, 2.201 usaha kecil, dan 335 usaha menengah. Data ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan yang lebih terarah dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Gusti Yanuar melalui Refiansyah menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel akan terus memberi dukungan dan dorongan bagi UMKM melalui program kerja yang tepat sasaran. “Semoga dengan hadirnya SAPA UMKM, ekosistem UMKM di Banua semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” harapnya.Pemprov Kalsel Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Sistem “SAPA UMKM”
Jumat 26-09-2025,08:54 WIB
Reporter : Rifaa Ayuni
Editor : Rifaa Ayuni
Kategori :
Terkait
Rabu 19-08-2026,23:23 WIB
Kalsel Expo 2026 Resmi Ditutup, Gubernur Muhidin Dorong UMKM Jadi Penggerak Perekonomian
Minggu 16-08-2026,23:19 WIB
Sisa Dua Hari, Disdag Ajak Masyarakat Ramaikan Kalsel Expo 2026
Kamis 13-08-2026,22:45 WIB
Kalsel Expo 2026, Buka Ruang Pemasaran Produk Unggulan Hingga Pasar Internasional
Senin 10-08-2026,01:55 WIB
Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Rp64,45 Triliun
Senin 10-08-2026,01:39 WIB
Hj Fathul Jannah Muhidin Diperkenalkan sebagai Bunda QRIS Kalsel di Pamor Borneo 2026
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,09:01 WIB
Dahlan Iskan di Disway Awards 2026: Brand Sudah Top of Mind, Jangan Lupa Jaga Reputasi
Terkini
Rabu 30-09-2026,09:01 WIB
Dahlan Iskan di Disway Awards 2026: Brand Sudah Top of Mind, Jangan Lupa Jaga Reputasi
Selasa 29-09-2026,11:51 WIB
Disway Awards 2026 Kembali Digelar, Puluhan Sektor Industri Raih Penghargaan
Senin 28-09-2026,20:52 WIB
BTN Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi Untuk Masa Depan Sektor Perumahan
Kamis 24-09-2026,13:33 WIB
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Kamis 24-09-2026,11:39 WIB