7 Rahasia Tetap Bugar dan Berenergi Sepanjang Hari Saat Berpuasa

7 Rahasia Tetap Bugar dan Berenergi Sepanjang Hari Saat Berpuasa

7 Rahasia Tetap Bugar dan Berenergi Sepanjang Hari Saat Berpuasa--ilustrasi

KALSEL.DISWAY.ID - Bulan Ramadhan telah tiba. Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, perubahan pola makan dan tidur seringkali membuat tubuh terasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga. Akibatnya, produktivitas kerja atau aktivitas sehari-hari bisa terganggu.

Lantas, bagaimana cara agar tubuh tetap fit dan bertenaga meski sedang berpuasa? Kabar baiknya, dengan strategi yang tepat, Anda bisa tetap bugar dan menjalani ibadah puasa dengan lancar. Berikut adalah 7 tips jitu yang bisa Anda praktikkan:

1. Jangan Lewatkan Sahur dengan Menu Tepat

Sahur adalah waktu makan yang paling krusial saat puasa. Anggap sahur sebagai "bekal" utama tubuh untuk beraktivitas selama lebih dari 12 jam. Hindari sahur hanya dengan segelas air putih atau sekadar makan makanan instan.

Pilihlah menu sahur yang kaya akan karbohidrat kompleks (seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum), protein (telur, daging, ikan), dan serat (sayur dan buah). Makanan dengan indeks glikemik rendah akan dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan melepas energi secara bertahap. Jangan lupakan lemak sehat dari alpukat atau kacang-kacangan sebagai cadangan energi.

2. Penuhi Cairan Tubuh dengan Pola 2-4-2

Dehidrasi adalah penyebab utama tubuh lemas saat puasa. Untuk mencegahnya, terapkan pola minum 2-4-2 saat berbuka hingga sahur. Artinya, 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas di malam hari setelah tarawih atau sebelum tidur, dan 2 gelas lagi saat sahur. Dengan total 8 gelas sehari, kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi. Batasi konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh, karena bersifat diuretik yang justru mempercepat pengeluaran cairan tubuh.

3. Atur Porsi Makan Saat Berbuka

Setelah seharian berpuasa, godaan untuk "balas dendam" dengan makan besar sangatlah kuat. Namun, makan berlebihan saat berbuka justru akan membuat perut begah, mengantuk, dan lemas. Sistem pencernaan yang kaget harus bekerja ekstra keras akan menarik banyak aliran darah, sehingga otak dan otot kekurangan energi.

Mulailah berbuka dengan yang ringan-ringan terlebih dahulu, seperti kurma dan air putih. Setelah shalat Maghrib, barulah konsumsi makanan ringan seperti kolak atau sup. Makan besar (makan malam) bisa dilakukan setelah shalat Tarawih agar energi bisa digunakan untuk ibadah malam.

4. Jaga Kualitas Tidur

Tidur adalah salah satu cara tubuh untuk "isi ulang baterai". Selama Ramadhan, pola tidur pasti berubah karena adanya sahur dan ibadah malam. Usahakan untuk tetap tidur lebih awal di malam hari setelah menyelesaikan kewajiban, atau manfaatkan waktu tidur siang (power nap) selama 15-20 menit. Tidur siang singkat terbukti efektif untuk mengembalikan fokus dan stamina tanpa membuat Anda semakin lemas saat bangun.

5. Lakukan Olahraga Ringan Secara Rutin

Banyak orang berhenti berolahraga saat puasa karena takut lemas. Padahal, tubuh tetap perlu bergerak agar peredaran darah lancar dan otot tidak kaku. Anda tidak perlu melakukan olahraga berat. Cukup lakukan olahraga intensitas rendah hingga sedang, seperti jalan kaki santai, stretching, atau yoga. Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah menjelang berbuka, karena tubuh akan segera mendapat asupan energi setelahnya.

Sumber: