Berani Bepergian Sendiri? Ini Dia Tips Solo Traveling agar Liburan Tetap Berkesan dan Anti-Stres

Berani Bepergian Sendiri? Ini Dia Tips Solo Traveling agar Liburan Tetap Berkesan dan Anti-Stres

Berani Bepergian Sendiri? Ini Dia Tips Solo Traveling agar Liburan Tetap Berkesan dan Anti-Stres--ilustrasi

KALSEL.DISWAY.ID - Bepergian sendirian atau yang populer disebut solo traveling kini menjadi pilihan gaya liburan yang semakin diminati, terutama di kalangan anak muda. Ada kebebasan tersendiri saat Anda bisa menentukan destinasi, jadwal, dan aktivitas tanpa harus berkompromi dengan orang lain. Namun, di balik keseruannya, solo traveling juga menuntut kewaspadaan ekstra karena Anda hanya mengandalkan diri sendiri selama perjalanan.

Bagi Anda yang baru pertama kali ingin mencoba petualangan sendirian, kekhawatiran tentang keselamatan dan kenyamanan tentu wajar muncul. Lantas, bagaimana cara agar perjalanan solo tetap menyenangkan tanpa rasa cemas? Berikut panduan lengkap tips solo traveling yang bisa Anda praktikkan.

1. Riset Destinasi Secara Mendalam Sebelum Berangkat

Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan riset menyeluruh tentang destinasi yang akan dikunjungi. Pengetahuan tentang tempat tujuan akan menjadi bekal berharga saat Anda tiba di lokasi.

Hal-hal yang perlu ditelusuri sebelum berangkat:

  • Cari informasi tentang tingkat keamanan destinasi, termasuk area-area yang sebaiknya dihindari, terutama saat malam hari. Membaca forum perjalanan atau blog solo traveler bisa memberikan gambaran nyata tentang kondisi di lapangan .
  • Pelajari budaya dan kebiasaan lokal. Di beberapa negara, cara berpakaian atau bertingkah laku tertentu bisa dianggap tidak sopan. Menghormati budaya setempat tidak hanya membuat Anda lebih nyaman, tetapi juga mengurangi risiko konflik .
  • Catat nomor darurat penting seperti polisi, ambulans, dan kontak kedutaan besar Indonesia di negara tujuan .
  • Unduh peta offline area destinasi. Google Maps memungkinkan Anda mengunduh peta tertentu sehingga tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet .

2. Pilih Akomodasi yang Strategis dan Terpercaya

Pemilihan tempat menginap sangat krusial dalam solo traveling. Akomodasi yang tepat akan menjadi "basis" yang aman setelah seharian berkeliling.

Kriteria akomodasi yang direkomendasikan:

  • Pilih penginapan yang berlokasi strategis, dekat dengan transportasi umum atau pusat kota. Area yang ramai hingga larut malam cenderung lebih aman untuk pejalan kaki .
  • Baca ulasan dari sesama solo traveler di platform seperti Booking.com atau Agoda. Perhatikan komentar tentang keamanan area sekitar, kualitas kunci kamar, dan keramahan staf .
  • Untuk pengalaman bersosialisasi, hostel dengan dormitori atau guest house sering menjadi pilihan favorit solo traveler karena memudahkan bertemu sesama wisatawan .
  • Jika memungkinkan, pilih akomodasi dengan resepsionis 24 jam. Keberadaan staf yang selalu siaga akan sangat membantu jika terjadi keadaan darurat di tengah malam .

3. Bagikan Rencana Perjalanan dengan Orang Terdekat

Meskipun Anda sedang menikmati kebebasan bepergian sendirian, bukan berarti semua orang di rumah tidak perlu tahu keberadaan Anda. Membagikan rencana perjalanan adalah langkah keamanan dasar yang sangat penting.

Kebiasaan yang perlu dilakukan:

  • Kirimkan salinan itinerary, nomor penerbangan, dan detail akomodasi kepada keluarga atau teman tepercaya sebelum berangkat .
  • Lakukan check-in rutin, misalnya sekali sehari, melalui pesan singkat atau media sosial. Cukup dengan kabar singkat bahwa Anda baik-baik saja .
  • Manfaatkan fitur berbagi lokasi real-time di aplikasi seperti WhatsApp atau Google Maps dengan orang terdekat selama masa perjalanan .
  • Jika mengubah rencana secara mendadak, misalnya memutuskan menginap di kota lain, segera informasikan kepada mereka .

4. Kemas Barang dengan Cerdas dan Efisien

Solo traveling berarti Anda harus membawa dan menjaga barang bawaan sendiri sepanjang perjalanan. Oleh karena itu, packing yang cerdas akan sangat meringankan beban fisik dan mental.

Tips packing untuk solo traveler:

  • Batasi bawaan hanya pada barang esensial. Ransel atau koper berukuran kecil hingga menengah akan lebih mudah dikendalikan daripada bagasi besar yang merepotkan saat naik turun transportasi umum .
  • Siapkan tas kecil (sling bag atau crossbody bag) yang selalu bisa dibawa ke mana-mana. Isi dengan dokumen penting, dompet, ponsel, dan power bank. Pastikan tas ini dikenakan di depan tubuh untuk menghindari pencopetan .
  • Bawa salinan dokumen penting (paspor, KTP, tiket) dalam bentuk cetak maupun digital yang disimpan terpisah dari dokumen asli .
  • Siapkan kotak P3K kecil berisi obat-obatan pribadi, plester, dan antiseptik. Jangan lupa obat antimabuk jika Anda rentan mabuk perjalanan .
  • Sisakan ruang di tas untuk oleh-oleh atau belanjaan. Packing dengan metode gulung atau kompresi vakum bisa menghemat banyak ruang .

Sumber:

Berita Terkait